Kejutan Hari Ulang Tahun



Oleh : Muhammad Artfanton Mahartanto
Pada suatu hari terdapat 5 seorang kawan bernama Ani, Ian, Ina, Nia, dan Nai. Mereka ber lima bagaikan seorang kawan yang tidak bisa berpisah antara satu dengan lainnya. Mereka selalu bermain bersama dimana mereka inginkan untuk mereka inginkan.
            Pada saat itu mereka menginginkan untuk berliburan ke sungai untuk merasakan sensasinnya bermain rafting bersama di sungai. Pada saat itu juga Si Ani akan berulang tahun pada hari minggu nya. Empat kawan lainnya merencanakan sebuah kejutan di hari ulang tahun Si Ani dengan acara rafting bersama ini. Akhirnya pun mereka memutuskan untuk rafting di sungai terdekat dari kota itu pada hari minggu yang akan datang.
            Pada hari minggu nya mereka berangkat untuk rafting pada pukul 6 pagi ke tempat tujuan dan sesampainnya di tujuan jam 8 pagi. Mereka pun langsung mendaftar untuk bermain rafting di sungai yang jaraknya 20 km jauhnya dengan jarak tempuh 5 jam. Mereka pun langsung bersiap-siap untuk melakukan pemanasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah mereka melakukan pemanasan mereka langsung ke perahu karet yang digunakan untuk rafting beserta 1 pemandu di dalamnya.
            Mereka pun memulai rafting itu dengan sangat gembira, empat kawan lainnya pun mulai mempersiapkan apa yang telah di rencakan sebelumnya. Mereka pun bermain rafting dengan sangat antusias dan bercanda ria agar rencana yang telah di persiapkan tidak ketahuan oleh Si Ani. Mereka pun sangat menikmatinnya sampai tak tahu jam berada pukul berapa dan berapa jauh jarak yang di tempuhnya.
            Pada saat itu pun sudah hamper setengah perjalan mereka lalui dengan bercanda ria, akan tetapi empat kawan ini sudah siap untuk melakukan kejutan hari ulang tahunnya. Empat kawan ini akan memberi kejutan dengan terjatuhnya Si Nia di arung jeram yang sangat dinanti nantikan yaitu jeram “dreamer”. Di jeram ini, merupakan jeram yang di tunggu-tunggu oleh para rafting lainnya yang terkenal dengan jeramnya yang deras dan besarnya bebatuan yang menyebabkan banyak perahu yang terbalik di jeram ini, akan tetapi mereka menginginkan jeram ini karena keseruannya.
            Jeram dreamer pun telah di depan mata, dan empat kawan ini pun siap untuk kejutannya untuk ulang tahu Si Ani. Sesampainnya di jeram dreamer kapal pun terbalik dan Nia pun hanyut dibawa arus sungai yang sangat deras. Tiga kawan lainnya pun panik seolah olah tidak tahu apa yang telah terjadi oleh Nia. Mereka pun sangat ketakutan akan kehilangannya Si Nia ini. Ani pun sangat sedih dan ketakutan sampai tidak bias berkata apa-apa. Ani pun bertannya tanya apa yang telah terjadi oleh seorang temannya Nia yang terjatuh dari perahu dan hanyut dibawa arus sungai.
            Mereka pun melanjutkan perjalanan rafting dengan perasaan sedih bercampur aduk karena kehilangan Si Nia. Perjalanan pun menjadi sunyi, senyap tanpa ada suara sedikit pun dari mereka. Mereka pun saling interopeksi diri terhadap apa yang telah terjadi oleh temannya. Perjalanan pun di lanjutkan sampai ke titik terakhir dari rute rafting tersebut.
            Sesampainnya di titik terakhir, mereka pun langsung mencari Si Nia kecuali Ani yang bingung melakukan apa-apa karena shock terhadap yang telah di alaminnya tadi. Ani pun duduk terdiam di pojok bebatuan tanpa tahu arah dengan menyesali kesalahannya. Ani pun di tinggal ke tiga kawan lainnya yang sedang mencari Nia.
            Tanpa di sangka-sangka ada yang memanggil Ani, dan itu merupakan suara Nia. Ani pun tambah kebingungan siapa gerangan yang telah memanggilnya tadi. Dari kejauhan Ani pun melihat Nia berjalan ke arahnya dengan membawa kue ulang tahun dan mengucapkan ulang tahun kepada Ani bersama ke tiga kawan lain di belakangnya.
            Akhirnya Ani pun menangis terharu melihat ke empat kawannya memberikan dia kejutan yang tidak disangka-sangkanya. Lalu ke empat kawan ini pun berhasil memperkejutkan Si Ani dengan sukses. Mereka pun menceritakan kejadian yang telah di rencanakan tadi kepada Ani. Ani pun tertawa mendengar kejutan itu yang dikirannya benar benar nyata tanpa ada scenario di dalamnya.
            Akhirnya pun mereka bergegas untuk pulang ke kota asalnya dengan canda dan tawa yang tidak bisa mereka ungkapkan kesenangannya. Mereka pun sampai di kota asalnya sore hari dengan membawa sebuah kenangan yang tak terlupakan oleh Si Ani. Mereka pun saling menguatkan persahabatan mereka dan ingin merencakan liburan yang akan datang. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan perasaanya yang senang dan bahagia. Sesampainnya di rumah masing-masing mereka pun mengenang kejadian itu dan melanjutkan aktifitasnya masing-masing seperti dengan biasannya.
0 Komentar untuk "Kejutan Hari Ulang Tahun"

Back To Top